Membangun Sulut Dengan Iman, Budaya dan IpTek
   Home      visimisi
KONSEP PENGEMBANGAN UNSRAT MENUJU WORLD CLASS UNIVERSITY
 
Oleh, Fabian J Manoppo
Disampaikan pada saat mengikuti pencalonan BALON REKTOR UNSRAT 2014-2018
Di Auditorium UNSRAT Manado
 
Latar Belakang

Sebagai dasar penyusunan Visi Misi Program Kerja dan Pengembangan Universitas Sam Ratulangi Manado, sebagai Bakal Calon Rektor maka perlu dianalisa kondisi eksisting seluruh perangkat kerja,  infrastuktur dan lingkungan yang ada saat ini dengan mengacu pada teori SWOT (Strength/Kekuatan, Weakness/Kelemahan, Opportunity/Kesempatan dan Threat/Ancaman).

Strength (Kekuatan)

1.      Unsrat memeliki 11 Fakultas (D3,S1)  dan Program Pasca Sarjana (S2,S3), jumlah mahasiswa sekitar 19.686, dosen 1764, pegawai 814, memiliki luas lahan 1232.067 m2

2.      Telah berdiri sejak tahun 1965 sudah berusia 48 thn, dana DIPA sekitar 450 Milyard, PNBP 175 Milyard, bantuan lainnya 10 Milyard (Sumber data Unsrat dalam angka 2012)

Opportunity (Kesempatan)

1.      Unsrat terletak di kota Manado propinsi Sulawesi Utara yang berada di kawasan Bibir Pasific (Pasific Rim)

2.      Berada di era globalisasi dan perdagangan bebas

           

Threat (Ancaman)

1.      Diera perdagangan bebas akan berhadapan dengan Sumber Daya Manusia yang sudah lebih baik  dari negara negara tetangga seperti Singapura, Malasya, Filipina, Thailand dan bahkan dari negara negara Eropa Amerika.

Weakness (Kelemahan)

1.      Ration Dosen dan Mahasiswa tidak merata (standar 1: 25)

2.      Ratio dosen, mahasiswa dan ruangan masih kurang dari standar 4m2/1 org dosen, 2m2/1 org mahasiswa.

3.      Akreditasi umumnya masih B dan C bahkan ada yang belum terakreditasi

4.      Masih kuatnya mental korupsi baik waktu maupun uang

5.      Presentase  jumlah Guru Besar Doktor relatif masih sedikit baru sekitar 5%

6.      Masih minimnya penulisan buku yang terbit pada level internasional maupun nasional

7.      Masih minimnya karya ilmiah yang terpublish di jurnal jurnal internasional yang terindex di Scopus, Thomson Elsevier dll serta BAN DIKTI untuk level nasional

8.      Peralatan yang kurang dan tidak memadai

9.      Kurangnya sarana prasarana olahraga di kampus

10.  Kurangnya karya karya mahasiswa dibidang penalaran maupun bidang minat dan bakat

11.  Masih lemahnya Dosen,Mahasiswa dan Pegawai dalam penguasan teknologi IT dan E-Learning

12.  Kecepatan akses internet belum memenuhi standar minimal 1 Kbps/mhs

13.  Managemen tata kelola keuangan yang belum berjalan dengan baik

14.  Etos kerja dosen pegawai mahasiwa yang masih rendah

15.  Persen keketatan antara peminat dan mahasiswa yang diterima masih diatas 50%

16.  Masalah kesejahteraan Dosen, Pegawai dan Mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan

17.  Birokrasi yang masih lambat dan terkadang berbelit belit

 Dengan melihat pada permasalahan atau kelemahan yang ada diatas serta berpijak pada kekuatan dan kesempatan serta ancaman yang ada maka di susunlah Visi Misi Program Kerja dan Pengembangan Universitas Sam Ratulangi periode 2014-2018.

 
Visi, Misi,  Program Kerja dan Pengembangan Universitas Sam Ratulangi
Periode 2014-2018

Visi :

Universitas Sam Ratulangi Menuju Universitas Berkelas Dunia (Road To World Class University)

Misi :

1.      Menjadi Riset University  paling bergengsi.  

2.      Mengembangkan daya saing bangsa Indonesia  dalam percaturan ekonomi global.

3.      Memainkan peran kunci dalam menciptakan dan menyebarkan ilmu pengetahuan.

4.      Mendidik tenaga kerja yang terampil untuk kepemimpinan teknologi dan intelektual

5.      Melayani kebutuhan masyarakat.

Program Kerja dan Pengembangan Universitas Sam Ratulangi

            Untuk mewujudkan Visi dan Misi diatas perlu untuk menguraikannya dalam  program kerja pengembangan Universitas Sam Ratulangi  yang berpijak pada falsafah Dr.G.S.S.J Sam Ratulangi yaitu Si Tou Timou Tumou Tou (Manusia Dilahirkan Untuk Memanusiakan Orang Lain) serta pada falsafah  kearifan lokal yaitu “Pendidikan Adalah Benteng Moral Terakhir”. Kesemuanya disatukan dalam bingkai kata “Revolusi Tumou Tou”.

            Implementasi dari “Revolusi Tumou Tou” di jabarkan dalam beberapa bagian yaitu :

1.      Reformasi Mental

2.      Reformasi Sumber Daya Manusia (SDM)

3.      Reformasi Birokrasi

4.      Reformasi Kesejahteraan

5.      Reformasi Infrastruktur

6.      Reformasi Mahasiswa

1.     Reformasi Mental

Reformasi Mental adalah perbaikan mindset serta karakter diri seluruh warga Unsrat untuk terbebas dari mental korupsi baik korupsi waktu kerja dan korupsi yang bersifat memperkaya diri sendiri seperti penyalahgunaan keuangan dengan menggunakan kekuasaan. Program untuk mengurangi potensi Korupsi adalah dengan lebih mengoptimalkan sistem dan memberdayakan lembaga lembaga kontrol yang ada serta pemberian sanksi yang tegas tanpa pandang bulu. Perkuatan ahklak dengan diadakannya ibada raya rutin sebulan sekali sesuai agama masing masing.

2.     Reformasi Sumber Daya Manusia (SDM)

a.      Tenaga pendidik ditingkatkan kualifikasi gelar ke S3 dan Jabatan minimal Guru Besar pada tahun 2018 sekitar 80% sebagai persyaratan administrasi untuk akreditasi serta pengembangan kompetensi bidang Ilmu

b.      Pengembangan jumlah buku, karya ilmiah baik internasional maupun nasional terakreditasi,  setiap tenaga pendidik sesuai standar batas kepatutan angka kredit 2009

c.       Untuk jangka panjang perlu menjaga ratio tenaga pendidik dan mahasiwa tidak melebihi 1 : 25 (diusulkan 1 laboratorium/bidang ilmu maksimum 3 orang terdiri dari guru besar doctor (Professor), wakil kualifikasi Doktor (Associate Professor) dan asisten kualifikasi master (jika kelebihan diusulkan pensiun dini dengan kompensasi kepemerintah pusat).

d.      Mengatur jumlah tenaga administrasi tetap pada titik efektif ditingkat fakultas maksimal 10 orang dan di universitas maksimal 50 orang serta peningkatan kompetensi (diusulkan pensiun dini dengan kompensasi kepemerintah pusat)

e.      Melakukan seleksi masuk perguruan tinggi yang ketat pada mahasiswa baru dengan memperhatikan persen keketatan berada dibawah 25%

f.        Penguasaan dan Pemanfaatan IPTEK dalam proses belajar mengajar seperti E-Learning

g.      Perkuatan ahklak dengan diadakannya ibadah  raya rutin sebulan sekali untuk setiap agama yang ada di tingkat universitas

3.     Reformasi Birokrasi

a.    Transparansi  &  Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, Merit System

(Lelang Jabatan)

b.    Memperpendek proses administrasi maksimal 1 minggu selesai dengan memanfaatkan

 teknologi informasi (Sistem Informasi Management & Database)

c.       Perubahan sistem pengelolaan Universitas ke BHP atau BLU

d.      Perlu perobahan perhitungan angka kredit LKD dosen dibuat lebih sederhana jelas dan lebih bertanggung jawab diusulkan ke Menteri Pendidikan

e.      Mengedepankan miskin struktur kaya hasil

4.     Reformasi Kesejahteraan

a.      Perubahan gaji mengikuti nomenklatur gaji pemerintah ditambah insentif dari PNBP serta hasil usaha lainnnya pada angka kisaran Rp.10.000.00 - Rp.40.000.000,- (Dosen) dan Rp.7.000.000 – Rp. 25.000.000,- (Pegawai) ditambah dengan insentif jabatan Rp.5.000.000, - Rp.25.000.000,-

b.      Untuk pegawai tidak tetap akan diatur sendiri

5.     Reformasi Infrastruktur

a.      Perbaikan ruang dosen 4m2/org, ruang kuliah dan laboratorium 2m2/org

b.      Perbaikan fasilitas ruang dosen, ruang kuliah menggunakan AC, Teknologi E-Learning

c.       Perbaikan fasilitas laboratorium dengan peralatan laboratorium sesuai standart bidang ilmu ditambah dengan pengembangan penelitian masing2 bidang serta peralatan untuk bisnis

d.      Perbaikan fasilitas olahraga outdoor (sepak bola, atletik, tenis, kolam renang,dll) serta indoor (Voli ball, Bulut Tangkis, fitness dll)

e.      Pembangunan pusat bisnis seperti hotel, koperasi (buku,kantin dll)

f.        Perbaikan gedung perpustakaan mengikuti standar luas yang ditunjang oleh teknologi informasi 

g.      Perbaikan gedung pusat teknologi informasi sebagai pusat database, e-learning,teleconference dengan penambahan kecepatan akses internet sesuai standar 1 Kbps/mhs

h.      Persiapan pengalihan lokasi yang lebih luas jika dianggap perlu

6.     Reformasi Mahasiswa

a.      Memberi kesempatan seluas luasnya kepada mahasiswa untuk mengembangkan penalaran dengan aktif dalam penelitian serta lomba2 IPTEK

b.      Memberi kesempatan dan fasilitas pengembangan bidang minat dan bakat dengan aktif dalam semua club olahraga, kesenian dan agama

Demikianlah penyusunan Visi Misi dan Program Kerja Pengembangan Universitas Sam Ratulangi Manado periode 2014-2018, disadari semuanya ini masih perlu pendalaman lebih jauh agar akan diperoleh hasil yang lebih optimal lagi, atas kesempatan dan perhatian saya ucapkan terima kasih.

Manado, 11 Juli 2014

Penyusun

Fabian J Manoppo

(Bakal Calon Rektor)
 
 
Loading

 



Juni 2011 © LSM Pendidikan Silo (NGO) & LSM Pemberdayaan Teknologi dan Perkotaan (NGO)
Penanggung Jawab :