Membangun Sulut Dengan Iman, Budaya dan IpTek
   Home      unsrat untuk siapa
Unsrat Untuk Siapa ?
 
Masalah perseteruan antara Rektor Unsrat Rumokoy dan Flora Kalalo di Unsrat semakin hari semakin sulit untuk di damaikan, hal ini karena keduanya tetap saling mengklaim benar dan melalui jalur hukum.Dari kacamata awam persoalan di Unsrat mulai dari kesalahan administrasi pemilihan Senat yang dilakukan oleh Rektor Unsrat telah sampai pada penarikan kembali Kasasi oleh kuasa hukum pihak Rektor Unsrat, walaupun disatu sisi pihak tergugat intervensi dalam hal ini Flora Kalalo masih tetap kukuh melanjutkan kasasi ke MA.
 
Melihat hal ini maka secara hukum belum memiliki kekuatan Hukum tetap (Inkrach), namun pihak rektor tetap kukuh untuk melaksanakan putusan PTUN Makasar tersebut dengan hanya akan memperbaiki keanggotaan senat yang bermasalah dan akan melanjutkan pemilihan Rektor kembali.
 
Akibat masalah ini maka seharusnya senat yang berfungsi adalah senat yang lama karena otomatis senat yang bermasalah dalam proses pemilihannya telah gugur dan untuk ini rektor telah menerbitkan SK menghentikan dan mengaktifkan Senat yang lama kembali dimana pada hari senin tgl 24 Juni 2013 telah mendapat undangan rapt dari Rektor untuk mendengarkan penjelasan hasil putusan PTUN Makasar dll.
 
Persoalan lain muncul jika Senat lama ini aktif kembali bagaimana dengan Statuta serta aturan aturan lain yang baru dimana semuanya ini dibuat oleh Senat yang bermasalah secara hukum bagimana pulah dengan honor yang telah mereka terima selama ini.
 
Melihat prosedur dan langkah langkah yang telah dilakukan oleh Rektor Unsrat saat ini maka bukan tidak mungkin akan mendapat penolakan dari sebagian senat yang lama apalagi senat lama hanya aktif untuk mengesahkan senat yang bermasalah + perbaikan.
 
Rasanya memang perlu ada sikap legowo dari semua yang bertikai untuk dapat duduk satu meja kalau perlu didepan Irjen atau lebih baik Menteri Pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini agar Unsrat kedepan tidak akan lebih terpuruk karena harus jujur masalah di Unsrat masih ada selain masalah saat ini, ambil contoh pelanggaran moral akademik yang dilakukan oleh dosen, pegawai dan mahasiswa mulai dari jual beli nilai, plagiat, TGR dll.
 
Jika tidak ada sifat legowo dari kedua pihak dan keinginan untuk berdamai maka kata yang bisa di pakai untuk melukiskan kondisi seperti ini adalah, EGOIS dan RAKUS JABATAN sehingga pertanyaan muncul Unsrat memangnya UNTUK SIAPA???
 
Loading

 



Juni 2011 © LSM Pendidikan Silo (NGO) & LSM Pemberdayaan Teknologi dan Perkotaan (NGO)
Penanggung Jawab :