Membangun Sulut Dengan Iman, Budaya dan IpTek
   Home      Hidayat Ely
Analisis Teori Sederhana " Resiko Kenaikan Harga BBM "
 
Oleh, Hidayat Ely
 
Sekedar berbagi, uraian teoritis sederhana ..
-------------------------- ----------------
Bagaimana "peluang" dampak kenaikkan harga-harga umum dalam negeri (Domestic General Prices) terhadap Neraca Pembayaran (Balance of Payment = BoP), terutama Neraca Perdagangan (Balance of Trade = BoT)), di suatu negara, dalam gambaran teoritis sederhana ..
-------------------------- ---------------
Keterangan : BoP = Balance of Payment ; PDom = Domestic Prices ;
X - Ekspor ; M = Impor ; X - M = BoT ..
-------------------------- ---------------



Koreksi atas hasil diskusi
 
Penjelasan ini saya buat, agar pergerakan kurve pada gambar di bawah ini bisa dipahami oleh yang bukan berbasis pengetahuan teori ekonomi sekalipun ..

Copas komen Pak Bambang Suprayitno : "ingat loh pak,.dalam hal ini inflasi itu dibentuk dari interaksi AS n AD, bukan sebaliknya, inflasi mengakibatkan AS bergeser ke kiri,..salah itu.."

Mengapa saat inflasi, kurve AS harus bergerak ke kiri .. ?? Hal itu terjadi, karena di saat harga BBM naik, YN yang bergerak dari YN1 ke YN2 adalah Money Income bukan Real Income. Pendapatan real saat kenaikkan BBM terjadi dapat diyakini berada dalam kondisi full employment (Pandangan Ekonom Klasik), karena national output (barang & jasa) tidak mungkin bertambah di saat yang bersamaan inflasi secara signifikan. Hasilnya dipastikan (persepsi) akan terjadi peningkatan biaya produksi nasional, yang mendorong para produsen barang & jasa mengurangi produksinya (Q2 ke Q1), & AS (Aggregate Supply) bergerak ke kiri mengikuti Q2 (jumlah produksi barang & jasa) yang menurun ke Q1. Perlu dipahami bahwa proses pergerakan kurve-kurve pada gambar (di bawah ini) terjadi dalam satu periode jangka pendek tertentu, & secara teoritis inflasi itu terjadi akibat dorongan biaya (cost push inflation).
------------
Demikian tambahan penjelasan, & kiranya dapat didiskusikan lagi oleh semua teman yang berkenan, lalu akan saya timpali bila perlu & begitu punya kesempatan .. Semoga, saya tidak keliru menjelaskan .. terima kasih .. wassalaam ..
------------
LANJUTAN PENJELASAN ..
-------------------------------------
ANALISIS TEORITIS SEDERHANA :
RESIKO KENAIKAN HARGA BBM ..
(Mohon dikoreksi, & terima kasih atas perhatiannya)
-------------------------------------------------------------------
Penjelasan ini saya buat, agar pergerakan kurve pada gambar di bawah ini bisa dipahami oleh yang bukan berbasis pengetahuan teori ekonomi sekalipun ..

Copas komen Pak Bambang Suprayitno : "ingat loh pak,.dalam hal ini inflasi itu dibentuk dari interaksi AS n AD, bukan sebaliknya, inflasi mengakibatkan AS bergeser ke kiri,..salah itu.."

Mengapa saat inflasi, kurve AS harus bergerak ke kiri .. ?? Hal itu terjadi, karena di saat harga BBM naik, YN yang bergerak dari YN1 ke YN2 adalah Money Income bukan Real Income. Pendapatan real saat kenaikkan BBM terjadi dapat diyakini berada dalam kondisi full employment (Pandangan Ekonom Klasik), karena national output (barang & jasa) tidak mungkin bertambah di saat yang bersamaan inflasi secara signifikan. Hasilnya dipastikan (persepsi) akan terjadi peningkatan biaya produksi nasional, yang mendorong para produsen barang & jasa mengurangi produksinya (Q2 ke Q1), & AS (Aggregate Supply) bergerak ke kiri mengikuti Q2 (jumlah produksi barang & jasa) yang menurun ke Q1. Perlu dipahami bahwa proses pergerakan kurve-kurve pada gambar (di bawah ini) terjadi dalam satu periode jangka pendek tertentu, & secara teoritis inflasi itu terjadi akibat dorongan biaya (cost push inflation).
------------
Demikian tambahan penjelasan, & kiranya dapat didiskusikan lagi oleh semua teman yang berkenan, lalu akan saya timpali bila perlu & begitu punya kesempatan .. Semoga, saya tidak keliru menjelaskan  .. terima kasih .. wassalaam ..
------------
Like · · · 7 hours ago

  • 5 people like this.
  • Fabian J Manoppo Pak Hidayat mohon ijin tulisan dan diskusi topik ini akan saya muat di website saya http://sulutiptek.com
  • Wisnu Broto Izin Utk di Share,... Trims.
  • Nurida Finahari Paling suka dapat sajian ginian dari Daeng. Ilmu grateeees .............
    ♡τнänκчöü
  • Hidayat Ely Dipersilahkan Prof. Fabian J Manoppo & Pak Wisnu Broto .. Tenkyuu Dinda Nuri (Nurida Finahari & teman lainnya atas -nya ..
  • Dahlan Tampubolon Dilema kebijakan fiskal ya Prof. Hidayat Ely. Ngeri-ngeri sedap membuat kebijakan menaikkan BBM [satu sisi mengurangi subsidi untuk mendorong belanja modal namun menurunkan daya beli konsumen serta rendahnya output sektor usaha]. Lebih ngeri lagi barang itu jadi komoditas politik menjelang 2014 Prof. Logika ekonomi melawan politik
  • Bambang Suprayitno Hidayat Ely: Copas komen Pak Bambang Suprayitno : "ingat loh pak,.dalam hal ini inflasi itu dibentuk dari interaksi AS n AD, bukan sebaliknya, inflasi mengakibatkan AS bergeser ke kiri,..salah itu.."
    +++++++++++++++++++++++++++++++++
    Ingat loh pak sebaiknya jangan dikutip itu saja,.ada banyak perbincangan yg semestinya juga perlu di simak dalam foto sebelumnya.
  • Bambang Suprayitno bapak di gbr kiri menyatakan bahwa Y=C+I+G+NX meningkat, ingat loh Y=C+I+G+NX itu khan sbenarnya juga AD,.dan ketika Y meningkat maka semestinya gambar sebelah kanan juga meningkat mestinya Q kseimbangan baru di kanan juga semakin besar ini malah ke kiri. Artinya apa, bapak tidak konsisten dan konsekuen dengan gambar bapak sendiri.

    Selain itu kalo memang Y meningkat akibat C+I+G+NX karena adanya tambahan deltaG maka semestinya AD juga bergeser ke kanan,..anehnya hal mendasar seperti ini tidak tercover oleh gambar bapak,..

    Coba dikaji kembali bagaimana kurva AD itu diturunkan (dari apa aja komponennya dan bagaimana proses penurunannya).

Loading

 



Juni 2011 © LSM Pendidikan Silo (NGO) & LSM Pemberdayaan Teknologi dan Perkotaan (NGO)
Penanggung Jawab :